Yonni Saputra @ 18 January 2010 | 15:19
Sumber daya kita sebenarnya tidak kalah dengan negara lain. Buktinya para ilmuwan kita tersebar diberbagai negara. Hanya saja bangsa kita ini salah urus, yg pintar, punya skill/keahlian apalagi kritis itu dianggap ancaman. Makanya pada dibuang. Kita tdk mengecilkan orang2 yg mengurus neagra ini (pemerintah). Maaf kemampuan orang yg dipercaya itu dibawah rata2. Bagaimana mau mengahadapi para ilmuwan dan orang2 genius kita. Berlainan pendapat dan pandangan itu sudah pasti terjadi. Karena para pejabat kita punya kekuasaan, yach.... dengan mudah dan gampanglah mendepak putra-putri terbaik yang sesungguhnya. Dinegeri ini yang dibutuhkan kan orang2 yang mau menurut akan tindakan KKN. itu cukup. Tidak berlebihanlah klu kita akan tetap jd bangsa yang dikerdilkan oleh bangsa sendiri. Yang pernah nonton Kick Andy di Metro Tv yang mengahdirkan orang2 pintar dan jenius yang mengabdi untuk bangsa lain asal Indonesia. Betapa kita sadar bahwa dinegeri ini yang padat berisi dibuang dan hampa diagungkan. Dijajah bangsa sendiri memang lebih menyakitkan daripada bangsa lain.
ponco @ 18 January 2010 | 15:02
Kami bangga punya penjaga kedaulatan seperti Anda,terus berjuang Pahlawanku.
artiko samudro @ 18 January 2010 | 14:11
untuk menghasilkan penerbang-2 tangguh dibutuhkan sumber daya manusia yang paripurna, baik tingkat intelegensia maupun mental yang kuat. kuncinya ada di pendidikan sekolah dan agama
ito @ 18 January 2010 | 09:35
kumpulkan orang2 yg handal kita, bila perlu keja sama ama pihak lain...buat pesawat tempur sendiri kita pasti bisaaa..!!! maju indonesia ku bantai para penghianat bangsa(KORUPTOR & MAFIA HUKUM)....
triono @ 18 January 2010 | 06:39
berikan pendidikan yang terbaik bagi penerbang dragon ini, dukung anggaran yang memadahi dan termasuk pesawat tua harus diganti, dukung juga utk kembangkan tekhnologi agar kita mampu bikin pesawat tempur sendiri, karena pertahanan udara merupakan citra kekuatan pertahanan negara.